Kick Off Dari Asia Timur

by - November 12, 2019


Republik Rakyat China adalah sebuah negara di Asia Timur dengan jumlah penduduk sekitar 1,38 milliar jiwa atau tepatnya adalah 1.379.302.771 jiwa. Menjadikan China sebagai negara dengan jumlah populasi terbanyak di dunia. Dalam sejarah peradaban dunia, China memiliki peran penting di dalamnya. Dari penemuan arkeologi dan antropologi, daerah China telah didiami oleh manusia purba sejak 1,7 juta tahun yang lalu.

Disinyalir menjadi salah satu negara tertua di dunia dengan ribuan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, sejarah sepak bola pun dimulai di China pada abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi. Pada masa Dinasti Han, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil dan disebut sebagai tsu chu. Biasanya para tentara mengadakan pertandingan tsu chu untuk melatih fisik mereka atau merayakan ulang tahun kaisar. Pada abad pertama hingga kelima Masehi, bangsa Romawi mulai menyebarkan permainan ini dan mereka sebut sebagai harpastum.

Pada abad 21, sepak bola menjadi olahraga terpopuler nomor 2 di China. Hanya kalah dengan bola basket, itulah mengapa segala keberhasilan Timnas sepak bola dianggap sebagai kebanggaan nasional. Terbukti pada tahun 2002 dimana China untuk pertama kalinya lolos piala dunia, ada sekitar 300 juta rakyat yang menonton perjuangan timnas mereka bermain di piala dunia. Sayangnya, Timnas China gagal mencetak satu gol pun di ajang tersebut.

Untuk dikawasan Asia, prestasi timnas China tidak bisa dibilang bagus. Sering kali difavoritkan sebagai calon juara Piala Asia, nyatanya koleksi tropi Piala Asia China masih 0. Prestasi terbaik mereka di Piala Asia terakhir terjadi pada gelaran 2004 dimana Timnas China menjadi juara kedua, kalah dari Jepang di partai final. Dengan potensi yang sangat besar, sepak bola China sering dicap sebagai harimau asia yang tengah tertidur.

Akan tetapi sejak tahun 2009, China mengalami revolusi dalam hal sepak bola. Pemerintah mulai memberikan dukungan lebih kepada sepak bola China. Bahkan, sepak bola mulai di masukan pada kurikulum sekolah. Pada tahun 2017 tercatat 200 SSB dibangun untuk mengakomodasi para bakat muda di negara Tirai Bambu. Meskipun perjalanannya masih jauh untuk menjadi terbaik, tapi apabila melihat perkembangannya, bukan tidak mungkin dalam satu dekade ke depan China akan merusak peta kekuatan Jepang dan Korea di kawasan Asia.

Apa yang membuat China akan menjadi raksasa Asia bahkan Dunia di cabang sepak bola? Tunggu ulasannya kelanjutan cerita ini di artikel selanjutnya "Menarik Bintang ke Liga Asia".

You May Also Like

0 comments